Jenis Ruang

Interior Walk-in Closet

Walk-in closet jarang butuh ruang tambahan; hampir selalu ia lahir dari area transisi yang sebelumnya hanya jadi lorong. Lebar 1,4 m sudah cukup untuk dua sisi lemari asimetris dengan jalur tengah yang masih nyaman. Yang menentukan hasilnya bukan panjang lemari, melainkan pembagian isinya: kami menghitung jumlah pasang sepatu, jumlah koper, dan panjang pakaian kerja sejak survey, karena satu sisi yang seluruhnya gantungan dan satu sisi yang seluruhnya rak menghasilkan kapasitas jauh lebih besar daripada dua sisi yang dibuat simetris demi tampak rapi di gambar.

Lorong walk-in closet selebar 1,4 m dengan lemari dua sisi asimetris berfinishing HPL warm grey
Foto tidak dapat dimuat
Lorong closet 1,4 m di area transisi menuju kamar mandi. Total 6,8 meter lari lemari, dua sisi dengan konfigurasi berbeda. Lihat proyeknya
Yang paling sering ditanyakan
  • Butuh ruang khusus? Umumnya tidak. Lorong 1,4 m menuju kamar mandi sudah cukup.
  • Berapa meter lari yang dibutuhkan? Dihitung dari jumlah pasang sepatu dan koper, bukan dari luas ruang.
  • Terbuka atau berpintu? Di iklim lembap kami menyarankan pintu, dengan sirkulasi yang diperhitungkan.
Rentang biaya ruang ini
Lemari HPL Rp 2,8 – 4,5 juta per meter lari
Lihat estimasi lengkap
Jumlah proyek
1 proyek terbit

Catatan Teknis untuk Walk-in Closet

Hal-hal berikut kami terapkan pada setiap walk-in closet yang kami kerjakan, dan sebagian besar di antaranya adalah alasan teknis, bukan pilihan selera.

  • Lebar jalur tengah minimal 90 cm agar laci bisa dibuka penuh tanpa mundur ke dinding.
  • Dua sisi dibuat asimetris menurut kebutuhan penghuni, bukan simetris demi tampak rapi.
  • Rak sepatu dibuat tarik, bukan ambalan mati, agar pasangan sepatu di belakang tetap terjangkau.
  • Penyimpanan tertutup di ruang tanpa sirkulasi memerlukan lubang angin pada body, bukan hanya pada pintu.

Ingin walk-in closet Anda dikerjakan?

Sampaikan tipe hunian, perkiraan luas ruang, dan kondisi saat ini. Konsultasi awal 30 menit untuk membahas kebutuhan sebelum ada survey maupun penawaran.