Interior Apartemen 2BR — Kebayoran Lama

Japandi · Apartemen 2BR · 42 m² · 9 minggu · Kebayoran Lama, 2025

Kode proyek
RL-2025-047
Tipe hunian
Apartemen 2BR, unit serah terima
Luas
42 m²
Ruang dikerjakan
5 area
Durasi
9 minggu
Tahun
2025
Lokasi
Kebayoran Lama, Jakarta Selatan

Ruang yang dikerjakan

  • Ruang tamu merangkap ruang keluarga
  • Dapur
  • Kamar tidur utama
  • Kamar tidur kedua merangkap ruang kerja
  • Area cuci dan penyimpanan

Kondisi Awal

Unit diterima dalam kondisi finished tanpa furnitur. Yang tersedia dari developer hanya satu lemari built-in di kamar utama dan kitchen bawaan sepanjang 1,8 meter tanpa kabinet atas. Lantai memakai keramik bawaan, dengan satu titik lampu di tengah setiap ruang dan stop kontak pada posisi yang tidak mengikuti rencana penataan apa pun.

Sebuah kolom struktur menonjol sekitar 20 cm di sisi ruang tamu dan memotong bidang dinding yang justru paling berguna untuk penyimpanan. Tinggi plafon terukur 2,75 meter — angka yang menentukan hampir seluruh keputusan setelahnya.

Tantangan Desain

Pasangan pemilik bekerja dari rumah bergantian, sehingga kamar kedua harus berfungsi ganda sebagai kamar tidur dan ruang kerja tanpa salah satu fungsinya menjadi sekadar tempelan. Pada 42 m², menambah satu ruang berarti mengambil dari ruang lain.

Kebutuhan penyimpanan dihitung pada tahap survey: dua koper besar, sekitar dua puluh pasang sepatu, mesin cuci di dalam unit, dan tidak ada gudang. Ini bukan angka yang bisa ditebak dari luas unit.

Pengelola gedung membatasi jam kerja renovasi pukul 09.00–17.00 pada hari kerja, mewajibkan pemakaian lift barang terjadwal, dan melarang pembobokan dinding beton. Ketiganya menentukan cara kabinet diproduksi, bukan hanya jadwalnya.

Karena pembobokan dilarang, seluruh unit kabinet diproduksi sistem knock-down di workshop dan hanya dirakit di lokasi. Tidak ada satu pun pekerjaan basah di dalam unit.

Keputusan Desain

  1. 01

    Penyimpanan didorong vertikal sampai plafon 2,75 m

    Menambah kapasitas tanpa memakan luas lantai adalah satu-satunya arah yang tersisa di unit 42 m². Bidang di atas 2,1 m dipakai untuk barang yang diambil beberapa kali setahun — koper, kardus dokumen — sehingga tinggi yang sulit dijangkau tidak menjadi masalah harian.

  2. 02

    Kolom struktur tidak dilawan, tetapi dipakai

    Kolom yang menonjol 20 cm dibungkus menjadi rak dua sisi. Satu keputusan menyelesaikan dua hal: bidang yang tadinya terbuang menjadi penyimpanan, dan rak itu sekaligus menjadi pembatas semu antara area masuk dan area duduk tanpa menambah dinding.

  3. 03

    Dapur bentuk L dengan island yang merangkap meja makan

    Dapur dibuat 3,2 meter lari dengan island 1,2 m. Island dipilih daripada meja makan terpisah karena meja terpisah menuntut jalur mengelilingi di keempat sisinya, sementara island hanya menuntut dua sisi.

  4. 04

    Kamar kedua dipisahkan kaca reeded, bukan dinding masif

    Jendela unit hanya ada di sisi kamar. Dinding masif akan memutus satu-satunya sumber cahaya alami untuk koridor unit. Kaca reeded meneruskan cahaya tanpa meneruskan pandangan, sehingga fungsi kamar tetap privat.

  5. 05

    Seluruh kabinet diproduksi knock-down

    Ukuran panel terbesar ditentukan oleh dimensi dalam lift barang, bukan oleh kenyamanan produksi. Panel dipotong dan difinishing di workshop Jatiasih, lalu dirakit di lokasi dalam jendela waktu yang diizinkan pengelola.

Sebelum dan sesudah

Perbandingan dari Titik yang Sama

Sudut dan tinggi kamera dibuat sama. Foto sebelum diambil saat pengukuran, tanpa dirapikan dan tanpa pencahayaannya digelapkan.

Titik foto — Pintu masuk menghadap ruang tamu

Sebelum

Sebelum — ruang tamu unit serah terima dengan keramik developer dan kardus serah terima di lantai
Foto tidak dapat dimuat
Sebelum — kondisi saat pengukuran. Keramik bawaan developer, satu titik lampu di tengah, kardus serah terima masih di lantai.

Sesudah

Pandangan dari pintu masuk ke ruang tamu, penyimpanan HPL oak natural dan putih doff sampai plafon 2,75 m
Foto tidak dapat dimuat
Titik foto 1 — dari pintu masuk menghadap ruang tamu. Penyimpanan didorong vertikal sampai plafon.

Titik foto — Dapur bawaan

Sebelum

Sebelum — dapur bawaan developer sepanjang 1,8 m tanpa kabinet atas dan tanpa penyimpanan tertutup
Foto tidak dapat dimuat
Sebelum — dapur bawaan sepanjang 1,8 m tanpa kabinet atas. Seluruh peralatan menumpuk di meja karena tidak ada penyimpanan tertutup.

Sesudah

Dapur bentuk L 3,2 meter lari dengan kabinet atas HPL putih doff dan backsplash keramik susun bata
Foto tidak dapat dimuat
Titik foto 2 — dapur bentuk L 3,2 m lari dengan island 1,2 m yang merangkap meja makan empat orang.

Titik foto — Kamar kedua

Sebelum

Sebelum — kamar kedua kosong tanpa penyimpanan, stop kontak menonjol di dinding, plastik pelindung masih menempel
Foto tidak dapat dimuat
Sebelum — kamar kedua tanpa lemari bawaan. Dinding masif memisahkannya dari koridor, sehingga koridor unit tidak mendapat cahaya.

Sesudah

Kamar kedua merangkap ruang kerja, dipisahkan partisi kaca reeded rangka aluminium hitam
Foto tidak dapat dimuat
Titik foto 3 — kamar kedua dengan meja kerja built-in. Partisi kaca reeded meneruskan cahaya ke koridor unit.

Material & Finishing

Rangka dan body kabinet
Multiplek 18 mm, edging PVC 2 mm
Finishing pintu
HPL motif oak natural dan HPL putih doff
Top meja dapur
Solid surface
Backsplash
Keramik 10 x 20 cm susun bata
Lantai area kering
Vinyl SPC 4 mm di atas keramik bawaan
Hardware
Engsel dan rel soft-close
Partisi kamar kerja
Kaca reeded, rangka aluminium finishing hitam
Kaki kabinet area basah
Stainless setinggi 10 cm

Catatan iklim & pemakaian

Kabinet bawah pada area cuci diangkat 10 cm dengan kaki stainless. Lantai area itu dipel setiap hari, dan kontak harian dengan air adalah penyebab paling umum pintu kabinet melengkung dalam dua sampai tiga tahun.

Galeri Hasil

Timeline Pengerjaan

Survey & ukur 3 hari
Konsep 7 hari kerja
3D & revisi 10 hari kerja
Gambar kerja & RAB 5 hari kerja
Produksi 4 minggu
Instalasi 8 hari
Serah terima 1 hari

Total: 9 minggu dari survey sampai serah terima.

Kata Pemilik Ruang

“Yang paling saya rasakan itu penyimpanannya. Unit kami cuma 42 m² tapi sekarang semua barang ada tempatnya, termasuk koper yang dulu numpuk di pojok. Waktu ada aturan dari gedung soal jam kerja dan lift barang, tim mereka yang urus sendiri, kami tidak perlu ikut ribet.”

Nadia Rahmawati

Pemilik unit apartemen — Kebayoran Lama, Jakarta Selatan

Konsultasi Proyek Serupa

Pesan konsultasi Anda akan membawa nama proyek ini, sehingga kami sudah tahu arah gaya yang menarik perhatian Anda sebelum membalas.

Balasan pada jam kerja, Senin–Sabtu 09.00–18.00.